Indonesian English

KUNJUNGAN BPPT BALAI BESAR TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA

 

Kunjungan BPPT

 

Rencana pengembangan secara terpadu untuk mengatasi kekeringan di Pulau Lombok melalui sistem suplesi HLD,dengan potensi areal seluas 50.695 Ha telah dilaksanakan sejak tahun 1982. Namun sampai dengan saat ini pengembangan sistim HLD Jurang Sate Komplek dan sistem Batujai - Pengga baru mencapai areal ± 29.945 Ha sehingga terdapat lahan seluas 20.750 Ha masih belum tertangani dengan baik, salah satunya wilayah Pandanduri Swangi.
Pembangunan Bendungan Pandanduri merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan status Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu lumbung padi Nasional, mengatasi bencana kekeringan dan rawan kekurangan air baku di Kabupaten Lombok Timur bagian selatan, serta untuk mendorong ekonomi pedesaan dengan meningkatkan usaha pertanian dan perdagangan
Bendungan Pandanduri terletak di Desa Pandanduri, Kecamatan Terara- Kab. Lombok Timur – NTB, Jarak dari Kota Propinsi sekitar 43 kmJarak dari Kota Kabupaten sekitar 8 km Dibangun Tahun 2011 s/d 2014, Fungsi Utama Bendungan Pandanduri: Untuk irigasi DI Pandanduri 2.511 ha dan DI Suangi 2.651 ha. Dimungkinkan mensuplay DI Gambir 5.249 ha : West Divertioan 3.162 Ha dan East Divertion 2.087 ha sehingga,Total areal irigasi seluas 10.417 ha.
Fungsi Tidak Langsung Bendungan Pandanduri:
Pengendalian banjir (debit banjir dari hujan maksimum sebesar: 1.517,94 m3/dt masuk ke dalam genangan dan keluar melalui spillway sebesar 1.170,00 m3/dt), Mendukung pengembangan sektor Pariwisata di Lombok Timur. Demikian Kepala BWS Nusa Tenggara I, Ir. Sdin Julaidy,MM.MT pada sambutan kedatangan rombongan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca di Bendungan Pandanduri Swangi Lombok Timur, pada hari Rabu, 8 Maret 2017.
Sementara itu Ketua Rombongan Kepala Badan Pengkajian Penerapan, Dr.Tri Handoko Seto,M.Sc memperkenalkan rombongan yang berjumlah sekitar 100 orang. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) merupakan upaya campur tangan manusia pada proses alamiah awan atau sistem awan dengan memanfaatkan parameter-parameter atmosfer dengan maksud untuk mempercepat atau memperlambat proses hujan serta menambah atau mengurangi presipitasi yang keluar dari dalam awan.
Disisi lain kehadirannya ke NTB khususnya Bendungan Pandandanduri yang baru dibangun tentunya akan membutuhkan sentuhan tekhnologi dalam pengelolaan dan pengoperasiannya. Dan juga Pengelola Bendungan di NTB khususnya BWS Nusa Tenggara I mendapat predikat terbaik secara nasional.
Kunjugan tersebut juga di lakukan presentasi oleh Prof.Ir.Wempie Agung Nugroho A.MSCE,Ph.D dan Ir.Erwin Muliana,M.Sc dari BPPT dan Ir.Lalu Rahmanadi,MM dan Ir. Gde Suardiari,MT dari BWS Nusa Tenggara I, diskusi dan kujungan lapangan. (Humas/ISDA).

 

DAFTAR ONLINE LOMBA

 

 

PENDAFTARAN ONLINE KLIK LINK DIBAWAH INI

 

1. LOMBA MEWARNAI                                                                                                                    LIHAT YANG SUDAH DAFTAR

 

2. LOMBA MENGGAMBAR                                                                                                            LIHAT YANG SUDAH DAFTAR

 

3. LOMBA LINTAS SUNGAI                                                                                                            LIHAT YANG SUDAH DAFTAR

 

* BAGI PESERTA YANG MENDAFTAR ONLINE DIWAJIBKAN UNTUK MELAKUKAN DAFTAR ULANG 

DI KANTOR BWS NT I (KANTOR PENGAIRAN PELAPARADO) JL. JENDRAL SUDIRMAN NO. 10 MANDE KOTA BIMA 

DENGAN MEMBAWA PRINTOUT PENDAFTARAN YANG TELAH DIISI DI WEBSITE BWSNT1.NET

 

PENDAFTARAN GRATIS!!!

 

TOTAL HADIAH 

 

RP. 32.500.000,- + DOORPRIZE!!! 

 

HARI AIR 2017 PUBLISH WEB

 

PENDAFTARAN ONLINE KLIK LINK DIBAWAH INI

 

1. LOMBA MEWARNAI                                                                                                                    LIHAT YANG SUDAH DAFTAR

 

2. LOMBA MENGGAMBAR                                                                                                            LIHAT YANG SUDAH DAFTAR

 

3. LOMBA LINTAS SUNGAI                                                                                                            LIHAT YANG SUDAH DAFTAR

 

* BAGI PESERTA YANG MENDAFTAR ONLINE DIWAJIBKAN UNTUK MELAKUKAN DAFTAR ULANG 

DI KANTOR BWS NT I (KANTOR PENGAIRAN PELAPARADO) JL. JENDRAL SUDIRMAN NO. 10 MANDE KOTA BIMA

DENGAN MEMBAWA PRINTOUT PENDAFTARAN YANG TELAH DIISI DI WEBSITE BWSNT1.NET

 

RAPAT PELAKSANAAN HARI AIR DUNIA 2017

Hari Air 2017

 

Bertempat di Aula BWS Nusa Tenggara I, Gerimax Narmada Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kepala BWS Nusa Tenggara I, Ir. Asdin Julaidy,MM.MT memimpin Rapat pelaksanaan Hari Air Dunia tepatnya setiap tanggal 22 Maret. Untuk tahun 2017,Tema hari air dunia : “Water and Waste Water” (Air dan Air Limbah). Demikian Kepala WS Nusa Tenggara I mengawali arahannya. Mengapa air limbah? Karena 80% air mengalir begitu saja ke sungai, laut dan tempat yang lain tanpa melalui proses pengolahan. Hal tersebut berpotensi menjadi air limbah yang terlewatkan begitu saja.
Sementara itu diwaktu yg sama, ketersediaan air untuk air baku ternyata masih minim, dan tidak sebanding dengan jumlah permintaan & kebutuhan, seiring meningkatnya jumlah penduduk. Dan, setiap tahun data memperlihatkan masih banyak anak-anak  meninggal dunia akibat pencemaran air.
Kejadian banjir bandang yang melanda 5 (lima) Kecamatan di Kota Bima pada Desember. 2016, merupakan akibat pemanfaatan hutan tanpa arahan dan pengawasan yang ketat.
Pembalakan hutan secara liar dibagian hulu, menyebabkan tebing atau lereng gunung yang semestinya berfungsi sebagai penahan air mengalami kerusakan serta alih fungsi areal hutan menjadi lahan pertanian juga berpotensi sebagai salah satu penyebab banjir di Kota Bima.
Selain rusaknya infrastruktur dan fasilitas umum, juga secara tidak langsung menyisakan dampak trauma secara psikologis yang ditinggalkan akibat terjadinya bencana tersebut.Sesuai arahan Menteri PUPR RI sewaktu berkunjung ke Kota dan Kabupaten Bima perlu adanya EDUKASI MASYARAKAT terhadap fungsi dan pemanfaatan SUNGAI serta Catchmen Area (Hutan) dibagian hulu melalui reboisasi.
Dengan demikian, melalui hari air ini penanganan bencana banjir dari aspek psikologis, terutama terhadap anak-anak, agar kepanikan, rasa sedih kecemasan dan kehilangan semangat dpt berkurang sehingga mempermudah proses penanggulangan banjir secara kompeherensif. Inilah yang melatar belakangi kenapa Hari Air Dunia tahun ini dilaksanakan di Kota dan Kabupaten Bima.

Hari Air Dunia ke- 25 tahun ini, BWS Nusa Tenggara I mengadakan serangkaian kegiatan di Kota dan Kabupaten Bima yang melibatkan seluruh kalangan masyarakat dari tingkat usia dini,pelajar, mahasiswa serta masyarakat umum.
Diharapkan dengan berbagai rangkaian kegiatan. Hari Air Dunia ini dapat mengembalikan rasa tenang dan tentram serta memberikan semangat kembali kepada anak-anak, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pelestarian dan pemanfaatn air yang teritegrasi dan berkelanjutan.

Dengan kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain:
1. Kegiatan Desiminasi Penanganan Banjir Terintegrasi di Kota Bima
2. Kegiatan Reboisasi/Penanaman Pohon di Kab. Bima
3. Lomba-lomba pada saat Hari Air:
  - Lomba Menggambar yang diikuti oleh Pendidikan Usia Dini
  - Lomba Mewarnai
  - Lomba Lintas Sungai
  - Lomba Rancang Bangun Bendungan dan Pola Operasional Waduk
4. Pameran Kegiatan Pengelolaan SDA, di Jakarta (Hari Air dan Hari Bhakti PU).

Pertemuan di hadiri oleh para Pejabat Struktural,Satker dan PPK di Lingkup BWS Nusa Tenggara I, dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 2017. (Humas/ISDA)

DAMPAK MELUAPNYA AIR DARI BENDUNGAN PELAPARADO

dampak B Pelaparado 1

 

dampak B Pelaparado 2

 

Untuk berbagi info air yang meluap dari Bendungan Pelaparado diakibatkan hujan sejak senin malam mulai pukul 23.00sampai pagi. Daya tampung sungai tidak cukup sehingga meluap sampai di wilayah Woha;
Desa Naru,
Desa Tenga,
Desa Tente ,
Desa Nisa
Desa talabiu
Desa dadibou .

1. Di desa naru banjir merendam 3 dusun yaitu Dusun Tani Mulya dan Dusun Sinar dan Dusun Perintis dengan 285 rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 50 - 60 cm , areal persawahan yg terendam mencapai lk. 60 Ha tanaman padi.

2. Desa Nisa terdampak banjir sebanyak 2 dusun yaitu dusun beringin dan dusun tekad makmur 710 rumah terendam ketinggian air mencapai 100 cm, areal persawahan lk. 40 Ha .

3. Desa talabiu sekitar 50 rumah dengan ketinggian air mencapai 30 cm .

4. desa penapali sekitar 150 rumah dengan areal persawahan lk. 50 Ha dengan ketinggian air mencapai 40 - 50 cm .

5. desa dadi bou sekitar 20an rumah terendam namun sudah surut.

6. Desa Tente disekitar areal pertokoan dekat terminal .

- Pukul 15.00 wita air mulai surut. Demikian sebagai laporan.

RAPAT KOORDINASI PASCA BANJIR SUMBAWA

 

Rapat Koordinasi Banjir SBW

 

Kepala BWS Nusa Tenggara I, Ir. Asdin Julaidy,MM,MT, memaparkan beberapa daerah terdampak oleh banjir Sumbawa. Pada Kesempatan tersebut hadir Wakil Bupati Sumbawa beserta jajaran terkait dan Kepala BPBD Prov. NTB. Setelah dilakukan Rakor langsung meninjau lokasi Pasca Banjir. Hingga berita ini ditulis baru teriventaris Sungai atau Sarana dan Prasana Pengairan ( Sumber Daya Air) di Kabupaten Sumbawa yaitu dikawasan kantor BWS Nusa Tenggara I kelurahan Uma Sima (PAT-II, SUPA-II, TKPSDA). Langsung kami instruksikan untuk mengamankan data dan Arsip serta aset lainnya yang dimiliki. Demikian Kepala BWS Nusa Tenggara I.Sementara itu Banjir disinyalir diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi, dan baru terdata di Kecamatan Badas dan Alas.Rakor di laksanakan pada hari Senin, 30 Januari 2017 (Humas/ISDA)

BANJIR DI KABUPATEN SUMBAWA

 

bANJIR SBW 1

 

bANJIR SBW 2

 

Kepala BWS Nusa Tenggara I, Ir. Asdin Julaidy,MM.MT yang dihubungi melalui telpon selular hari Minggu, 29 Januari 2017 oleh Humas BWS NusaTenggara I, mengatakan bahwa intensitas curah hujan yang tinggi di kabupaten Sumbawa menyebabkan banjir di beberapa lokasi diantaranya : Kecamatan Alas dan Kecamatan Badas (BTN OLAT RARANG, KOMPI SENAPAN BADAS, BTN KARANG DIMA). Hingga tadi pagi Senin, 30 Januari sekitar pukul 06.30 WITA air sudah mulai menurun.Dilaporkan Kondisi akibat Banjir di Kabupaten Sumbawa.Kondisi air saat ini sudah mulai surut di sungai dan beberapa pemukiman penduduk masih tergenang, hujan masih turun dalam intensitas sedang.Ruas jalan negara sepanjang Labuhan Badas sudah surut,air dan aman utk di lalui oleh kendaraan.

Titik pengungsian ada di beberapa lokasi di antaranya :


1. Tanjung pengamas( samping kantor camat) menampung warga dusun tanjung pengamas.
2. Rumah kosong di dusun buin pandan menpung 87 KK atau sekitar 380 jiwa.
3. Dusun muhajirin BTN OLAT RARANG 22 KK atau sekitar 84 jiwa..
4. Dusun sumer payung ( mengungsi terpencar di rumah rumah keluarga sebanyak 305 KK)
5. Kampung hijrah belakang KOMPI SENAPAN BADAS ( tergenang satu dusun)


Kerusakan yg dapat di data sementara antara lain :


1. PAGAR TEMBOK SMP 4 LAB.BADAS jebol sekitar 50 meter.
2. Jembatan antar dusun di dusun hijrah retak.
3. Tanggul penahan banjir BTN KARANG DIMA jebol sepanjang 15 meter.
4. 1 unit rumah penduduk dusun bangkong tertimpa longsor (Sumber BPBD)

Hingga saat ini (Senin 30 Jan 2017) Kepala BWS Nusa Tenggara I masih berada dilakosi untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait.(Humas/ISDA)

KOORDINASI BWS NUSA TENGGARA I DENGAN PIHAK TERKAIT DALAM PEMBAHASAN KELANJUTAN KEGIATAN PENGUATAN TEBING

 

Koordinasi BWS NT I

 

BWS Nusa Tenggara I selalu bangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait sebelum melaksanakan kegiatan.Pada tgl 9 Januari 2016 bertempat Kantor Camat Rasa NaE Barat yang dihadiri Camat L.Sukarsana, Lurah Rora Bukhari , Lurah Sambi NaE Fadil dan Lurah Lewirato Abdul Ankat.Pertemuan tersebut membahas kelanjutan kegiatan penguatan tebing.

TANGGAP DARURAT BANJIR BIMA

 

Tanggap Darurat Banjir Bima

 

Sejak terjadinya Banjir Bandang Bima pada tanggal 21 dan 23 Desember 2016. Awalnya tanggap darurat sampai dengan 5 Januari 2016, namun Kepala BNPB Prov. NTB mengumumkan diperpanjang hingga 14 Januari 2016.
Kepala BWS NUS TENGGARA I, Ir. Asdin Julaidy,MM.MT sejak banjir pertama sudah langsung melaksanakan tanggap darurat, baik untuk sarana dan prsasarana SDA di Wilayah Kabupaten dan Kota Bima, dari membagikan sembako, normalisasi sungai, pengambilan foto udara, dan melaksankan koordinasi dengan seluruh pihak terkait dengan Tanggap Darurat Banjir Bandang Bima.
Sampai dengan saat ini sudah dan sedang dilakukan perkuatan tebing, dengan brojong dan parapet. Saat ini sudah selesai melaksanakan pemasangan bronjong di Kelurahan Raba Dompu, Kecamatan Rasa NaE Timur. Dan sedang dilaksanakan hingga hari ini ( 11/01/2017), penggalian pondasi dan pemasangan bronjong di Kota Baru Kelurahan Raba Dompu dan Padolo.Sementara itu PPK OP III, L. M.Asgar,ST.MM, mengatakan bahwa Kegiatan akan berlangsung selama 3 bulan terhitung 14 hari setelah pelaksanaan Tanggap Darurat.

PEDULI BANJIR BIMA

 

Peduli Banjir Bima

 

Keluarga Besar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, melalui cabang olah raga binaannya Gate Ball, menyalurkan sumbangan Banjir Bima khusus kepada anak Wajib Belajar 9 tahun, berupa buku, pensil, pulpen, tas sekolah pakaian seragam sekolah dan kebutuhan lainya. Demikian koordinator pelaksana Husnulhuda Basjir,ST.MT, dikatakannya bahwa hal ini adalah kedua kalinya yang pertama pada pasca banjir pertama tanggal 24 Desember 2016 yang dikoordinir oleh Ibu Desy Novida,S.Adm.

Halaman 6 dari 22

Facebook

Twitter

YouTube

Tentang Kami

Kementerian Pekerjaan Umum
BWS Nusa Tenggara I

Jalan Ahmad Yani No.1 Gerimax Indah
Narmada Lombok Barat - NTB
Indonesia

Situs Terkait

    

 

    

Gallery Foto Terbaru

show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]