Indonesian English

Ground Breaking Rababaka Kompleks

GROUNDBREAKING RABABAKA KOMPLEKS

“Sungai Rababaka merupakan salah satu sungai besar yang terdapat di Pulau Sumbawa. Daerah Aliran Sungai Rababaka mempunyai luas 236,4 km2.dengan panjang sungai 57,7 km. Prasarana Sumber Daya Air yang ada di sungai berjumlah 17 buah bendung dengan total areal + 2.820 ha. Sungai Rababaka mempunyai potensi air yang cukup besar, namun mempunyai areal pengembangan irigasi terbatas. Disisi lain disebelah barat sungai Rababaka terdapat sungai Tanju yang masuk di dalam Daerah Aliran Sungai Kambu yang potensi airnya terbatas namun mempunyai potensial areal pengembangan pertanian yang cukup luas yaitu + 2.600 ha.

Untuk mengoptimalkan pengembangan Sumber Daya Air di wilayah Rababaka dan Tanju maka dibuat suatu sistem interkoneksi antar daerah aliran sungai yang disebut dengan pengembangan Rababaka Komplek.

Konsep pengembangan Rababaka Komplek adalah dengan menyatukan dua potensi daerah irigasi yaitu Irigasi Bendung Rababaka eksisting dan irigasi baru di wilayah Tanju menjadi sistim jaringan irigasi interkoneksi dengan membuat saluran penghubung antar sungai. Dengan saluran antar sungai ini maka kelebihan air di Sungai Rababaka pada musim penghujan akan dibawa dan disimpan dalam tampungan Bendungan Tanju dan Bendungan Mila. Bendungan Tanju diharapkan dapat mengembangkan potensi areal irigasi di wilayah Tanju serta sebagai supli air baku di Kecamatan Manggelewa. Sedangkan Bendungan Mila diharapkan mampu menstabilkan penyediaan air di daerah irigasi Bendung Rababaka eksisting terutama pada musim kemarau. Demikian penjelasan Kepala BWS Nusa Tenggara I, Ir. H. Marsono, MM.,MT pada acara Groundbreaking Rababaka kompleks di Dompu.

” Lebih lanjut Kepala BWS Nusa Tenggara I, mengatakan “ Kajian pengembangan Rababaka Komplek ini dimulai pada tahun 2001 dan pra studi Kelayakan Pengembangan Rababaka komplek dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Dompu menyusun studi kelayakan Pengembangan Rababaka Komplek. Dan dilanjutkan pada tahun 2008 sampai dengan 2013 kajian Detail Desain, Pembuatan Model Test Bendungan, Kajian LARAP, dan studi AMDAL.

Diharapkan bendungan Rababaka Komplek ini memberikan manfaat antara lain peningkatan intensitas tanam daerah irigasi Rababaka seluas 1.689 ha dari 180 % menjadi 300%, pengembangan daerah irigasi baru di wilayah Tanju seluas 2.250 ha dengan intesitas tanam 300 % serta suplai air baku untuk wilayah kecamatan Manggelewa sebesar 54 lt/det. 
Manfaat yang akan diperoleh dari pembangunan bendungan ini ialah untuk Tanju akan mengairi sawah tadah hujan seluas 2.242 hektare dengan penyediaan air baku 5.776 KK. Sedang Rababaka ditargetkan intensitas tanam existing seluas 1.689 hektare .

Acara Groundbreaking Bendungan Rababaka Kompleks yang berlokasi di kecamatan Manggalewa dan Kecamatan Woha Kabupaten Dompu ini diresmikan oleh Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. Usai upacara HUT NTB Ke-55 di Dompu selasa 17 Desember 2013. Gubernur Nusa Tenggara Barat dalam sambutannya mengatakan bahwa “ Pembangunan Bendungan Rababaka merupakan salah satu rachmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada masyarakat NTB khususnya Kabupaten Dompu. Pada awalnya 6 tahun yang lalu saya di datangi oleh seorang pemuda (KNPI) Syamsuddin namanya ketika saya sedang menyampaikan visi misi pencalonan sebagai Gubernur. Sebagai seorang santri saya menjawabnya insyaAllah, lalu saya bermunajat kepada Allah SWT. Awalnya saya mengira bendungan ini kecil seperti lazimnya embung atau bendungan lainnya. Lalu saya diberikan proposal oleh salah seorang tokoh masyarakat DOMPU disitu saya baru mengerti bahwa bendungan Rababaka itu seluas dan sebesar ini. Alhamdulillah hari ini kita bersama – sama menyaksikan ground breaking Bendungan Rababaka. Harapan saya kepada masyarakat untuk membantu seluruh rangkaian pelaksanaannya, jangan diganggu para pekerja mereka hanya membantu kita untuk membangun karena setelah selesai mereka pergi. Dan kita yang ada disekitar bendungan ini yang akan menikamatinya. Setiap pembangunan pasti ada pengorbanan baik secara fisik maupun psykis. Tapi tidak boleh satu orangpun kita zolimi. Masalah tanah insya Allah triwulan pertama paling lambat bulan Maret akan di selesaikan.” Demikan Dr.TGB. M. Zainul Majdi menyampaikan harapannya kepada masyarakat.

Sementara itu Bupati Dompu Drs. Bambang M.Yasin “ Pembangunan Bendungan Rababaka merupakan kado terindah di HUT NTB ini, karena dengan pembangunan tersebut akan membawa dampak positif terhadap masyarakat Dompu, khususnya sekitar bendungan, dan akan merubah pola tanam serta hasil yang berlipat ganda. Kalau bendungan ini akan mengairi ribuan hektar, kalau saja itu dikalikan dengan pemilik lahan maka akan berlipat ganda masyarakat yang akan bisa menikmatinya. Sehingga jagung yang selama ini hanya satu kali setahun dengan pembangunan ini insya Allah bisa- bisa petani jagung panen sebanyak tiga kali setahun yang tentunya menghsilkan ribuan ton jagung. Marilah kita bersama membangun NTB khususnya kabupaten Dompu“ Sebelum dilaksanakan groundbreaking masyarakat melakukan istighosah untuk pembangunan Bendungan Rababaka dan perayaan HUT NTB ke 58.

Dalam rangkaian acara Groundbreaking ini juga dilaksanakan NTB Expo yang berlokasi di Lapangan Karijawa Dompu yang berlansung dari tanggal 15-17 Desember 2013 (Humas&Isda)

 

Last modified on Jumat, 29 April 2016 02:17
Rate this item
(1 Vote)
Read 98186 times

Facebook

Twitter

YouTube

Calendar

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      

Tentang Kami

Kementerian Pekerjaan Umum
BWS Nusa Tenggara I

Jalan Ahmad Yani No.1 Gerimax Indah
Narmada Lombok Barat - NTB
Indonesia

Situs Terkait

    

 

    

Gallery Foto Terbaru

show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
show
Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]